Bumi, nyaman sekali tinggal di planet biru ini… Bumi kita ini terasa besar sekali, jari-jarinya saja mencapai 6.378 km. Wow… Cape kali ya kalau hiking dengan jarak sejauh itu.
Bulan juli yang lalu saya sering melihat sebuah planet bernama Jupiter berada di sekitar zenith (atas kepala) pada waktu subuh.Terang sekali Jupiter itu, tapi terlihat begitu kecil. Tapi ternyata Jupiter yang hanya berbentuk titik di langit itu memiliki diameter 11,209 kali diameter Bumi, atau sekitar 71.491 km. Artinya jupiter 11 kali lebih besar dari Bumi kita ini. Jupiter terlihat seperti titik karena jarak terdekatnya dari kita saat dia oposisi saja adalah 4,2 AU (astronomic unit) atau sekitar 630 juta kilometer. Jauh sekali ya… Merinding rasanya…
Setiap pagi kita saksikan sebuah benda langit lainnya dengan gagah terbit di ufuk timur, membuat pagi kita menjadi hangat.Jika kita lihat benda itu hanyalah sebesar piringan kecil, namun piringan kecilitu mampu menjadi sumber kehidupan bagi manusia bumi. Itulah Matahari kita. Coba kita tafakuri, jika dengan Jupiter yang hanya berbentuk titik di langit saja Bumi kita hanya 1/11 kalinya, bagaimana dengan benda yang berbentuk piringan seperti Matahari ini? Seberapa besar benda yang satu ini?
Kawan, ternyata Matahari kita memiliki jari-jari sepanjang 695.500 km atau sekitar 109 kali lebih besar dari jari-jari bumi.Matahari terlihat seperti piringan kecil karena jaraknya dari Bumi sekitar 150 juta km. Seram sekali membayangkan benda sebesar itu, apalagi jika kita ingat bahwa temperatur permukaannya mencapai 6000 Kelvin, dan temperatur intinya mencapai 15 juta Kelvin. Subhanalloh…
Sudah cukupkah kita dibuat merinding? Belum…..
Banyak diantara kita yang sering memperhatikanbintang-bintang di langit malam, indah sekali bintang-bintang itu. Sebuah titikyang jika kita perhatikan lebih kecil dari “titik Jupiter”, kerlap-kerlipmanja. Ah, kecil ya bintang itu. Ga seberapa dibanding Matahari kita. Eitz,tapi tunggu dulu, coba kita tafakuri lebih lanjut. Mari…
Kita abil contoh sebuah bintang bernama Rigel, bintang ini cantik sekali tampil sebagai “kaki kiri” rasi bintang palingterkenal, Orion. Magnitudo semunya sekitar +0,12 yang membuatnya menjadi bintang tercerah keenam di lagit malam. Lalu seberapa besar Rigel ini? Jangan terkejut kawan, jari-jari Rigel ternyata 78 kali jari-jari Matahari, atau sekitar 54.249.000 km. Artinya hampir sebesar jarak Matahari-Merkurius (58.065.000 km). Yang lebih mencengangkan dari bintang yang terlihat cantik ini adalah suhu permukaannya mencapai 11.000 kelvin atau nyaris dua kali suhu permukaan Matahari, artinya suhu inti dari bintang ini juga jauh lebih tinggi dari suhu inti Matahari. Rigel bahkan memancarkan energi 66.000 kali energi yang dipancarkan Matahari. Rigel terlihat sangat kecil di langit karena ia berjarak 773 tahun cahaya dari Bumi, artinya cahaya butuh waktu 773 tahun untuk sampai dari Rigel ke Bumi. Tak terbayang jika Allah SWT menukar Matahari dengan Rigel.
Cukup sampai Rigelkah tafakur kita? Tentu belum, karena masih banyak yang jauh lebih besar dari Rigel. Apa?
Objek tafakur kita berikutnya adalah Red Supergiants, Antares. Bintang ini sering kita lihat sebagai jantung rasi bintang Scorpio, Antares sendiri adalah bintang tercerah ke-16 di langit malam. Loh, bintang ini lebih redup dari Rigel dong? Berarti lebih kecil?! Tentu tidak demikian kawan, mau tahu berapa jari-jari bintang ini? Rigel itu belum seberapa, karena Antares memiliki jari-jari 800 kali jari-jari Matahari atau sekitar 556.400.000 km. Jari-jari Antares bahkan lebih dari dua kali jarak Matahari-Mars (228.555.000 km), atau bisa mencapai jarak Matahari-Asteroid. Artinya jika Matahari ditukar dengan Antares, maka Merkurius, Venus, Bumi, Mars dan Asteroid akan habis termakan raksasa ini. Naudzubillah…
Adakah yang lebih besar dari Antares? Tentu.
Betelgeuse adalah Red Supergiants yang lebih besar dari Antares. Bintang ini sangat gagah sebagai “bahu kanan” Sang Pemburu Perkasa, Orion. Betelgeuse adalah bintang tercerah kesembilan di langit malam dengan magnitudo semu +0,58. Ia terlihat kerlap-kerlip berwarna merah, terlihat tidak seberapa. Tapi tahukah berapa jari-jari maharaksasa ini? Betelgeuse meiliki jari-jari 1180 kali jari-jari Matahari atau sekitar 820.690.000 km. Sebagai perbandingan, jarak Matahari-Jupiter adalah 780.420.000 km, dengan demikian jika Betelgeuse diletakkan pada posisi matahari,maka Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Asteroid dan Jupiter akan termakan. Lebih mengerikan dari Antares ternyata.
Sebagai catatan, selama ini banyak diperdebatkan mana yang lebih besar antara Betelgeuse dan Antares? Jika teman-teman searching di google misalnya, maka teman-teman akan temukan adanya perbedaan pendapat disana. Ada yang menyatakan Antares lebih besar dari Betelgeuse, ada pula yang sebaliknya. Jika kita teliti lebih lanjut, yang menyatakan Antares lebih besar karena mereka berfikir Betelgeuse berjarak 430 tahun cahaya dari bumi, sementara yang lain berpendapat Betelgeuse berjarak 640 tahun cahaya. Kenapa jarak berpengaruh terhadap radius? Dengan jarak yang lebih kecil dan magnitudo semu tetap, maka magnitudo mutlak akan lebih tinggi (lebih positif), magnitudo mutlak lebih tinggi artinya benda tersebut lebih redup (aturan magnitudo semakin minus semakin terang). Sementara itu magnitudo mutlak adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap radius sebuah bintang. Setidaknya terdapat dua hal yang berpengaruh terhadap radius bintang, yaitu magnitudo mutlak dan B-V color index. Semakin rendah magnitudo mutlak maka semakin besar radius bintang itu, sebaliknya semakin tinggi B-V color index semakin besar pula radius bintang itu. B-V color indeks Betelgeuse dan Antares hampir sama, Betelgeuse 1,86 sedangkan Antares 1,87, nilai keduanya sangat tipis jika dilihat dari B-V color indeks. Maka dari itu faktor berikutnya yang menentukan adalah magnitudo mutlak, jika Betelgeuse berjarak 430 tahun cahaya maka bintang ini akan memiliki magnitudo mutlak yang lebih besar dari Antares (betelgeuse lebih redup), tapi jika ia berjarak 640 tahun cahaya maka magnitudo mutlaknya lebih kecil (lebih negatif) dari Antares, sehingga Betelgeuse lebih terang dari Antares. Lalu jarak manakah yang benar? Ternyata jarak 430 tahun cahaya adalah hasil penelitian pada tahun 1997, sedangkan menurut penelitian terbaru dengan menggunakan teknologi terbaru dengan resolusi yang lebih tinggi, jarak Betelgeuse adalah sekitar 640 tahun cahaya. Dengan demikian, disimpulkan bahwa Betelgeuse memilki radius yang lebih besar dari Antares. Hal lain yang bisa mendukung kesimpulan ini adalah, Betelgeuse memiliki luminositas 180.000 kali luminositas matahari (luminositas adalah total energi yang dipancarkan oleh bintang), sedangkan Antares hanya 65.000 kali luminositas Matahari. Luminositas adalah hasil perkalian Fluks (energi yang dipancarkan per cm2) dengan luas permukaan bintang. Dengan demikian luminositas berbanding lurus dengan luas permukaan. Itu artinya karena memiliki luminositas yang lebih tinggi maka luas permukaan Betelgeuse lebih besar dari Antares.
Subhanalloh… Luar biasa benar ciptaan Allah SWT ini. Tapi sebentar, apakah Betelgeuse adalah bintang terbesar? Ternyata tidak kawan…
VY Canis Majoris, a red hypergiant star.Itulah nama bintang terbesar digalaksi bima sakti yang diketahui sampai saat ini. Bintang ini terletak 4.900 tahun cahaya dan berada di konstelasi Canis Major, artinya jika kita ingin bertamasya ke bintang yang satu ini, maka kita perlu waktu 4.900 tahun untuk sampai disana dengan menggunakan roket foton berkecepatan cahaya. Subhanalloh… Adakah travel agent yang mau menawarkan paket jalan-jalan ke VY Canis Majoris?
Lalu berapa jari-jari hypergiant star yang satu ini? Siap-siap terkejut, karena jari-jarinya mencapai 1800-2100 kali jari-jari matahari atau maksimal sekitar1,47 miliar kilometer. Artinya bintang ini hampir dua kali lebih besar dari Betelgeuse. Subhanalloh… Jika bintang ini diletakan pada posisi Matahari maka Saturnus pun akan ikut termakan olehnya,dimana jarak Matahari-Saturnus adalah 1,43 miliar kilometer.
Semua itu adalah bintang-bintang yang berada digalaksi Bima Sakti. Seberapa luas galaksi kita ini? Dimana letak Tata Suryakita?
Tata Surya kita terletak sekitar 8 kiloparsec atau sekitar 26.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Artinya jika ada travel agent yang menawarkan paket jalan-jalan ke pusat Bima Sakti dengan menggunakan roket foton berkecepatan cahaya, maka kita memerlukan waktu 26.000 tahun untuk singgah di pusat galaksi tersebut, itupun kalau kita bisa selamat, karena tahukah bahwa di pusat galaksi kita terdapat supermassive black hole yang sangat mengerikan. Lalu bagaimana jika kita ingin melintasi sepanjang diameter Bima Sakti? Maka kita perlu waktu 100.000 tahun, karena diameter Bima Sakti adalah sekitar 100.000 tahun cahaya. Berminat?
Kawan, itu barulah galaksi Bima Sakti, sementara di jagad raya ini terdapat miliaran galaksi. Dengan galaksi tetangga terdekat yaitu galaksi Andomeda saja jaraknya 2,5 juta tahun cahaya. Masih sanggupkah kita membayangkan seberapa luas ciptaan Allah SWT ini? Bumi kita tak seberapa jika dibandingkan dengan Jupiter, Jupiter bukan tandingan Matahari, Matahari teramat kecil bagi Rigel, Rigel ternyata tak seberapa dibanding Antares, Antares masih lebih kecildari Betelgeuse, Betelgeuse hanya setengahnya VY Canis Majoris. Sementara bintang-bintang maha raksasa itu bermiliar-miliar jumlahnya di galaksi BimaSakti. Dan Bima Sakti hanyalah satu dari sekian miliar galaksi di jagad raya. Lantas siapa kita ini? Masih bisakah kita bayangkan seberapa kecil kita?
Kini saat kita menikmati langit malam, tak hanya keindahannya yang kita bayangkan, tapi Keagungan Sang Penciptanya yang tertanam dalam diri. Merinding hati ini, menyaksikan kerlap-kerlip bintang di langit malam…
Ya Rabb… Sungguh kami malu atas segala kesombongan kami selama ini…
Sekian… Mohon maaf jika ada kekeliruan…. Semoga Bermanfaat dan semoga Ramadhanya makin khusyu….
By: Redbetelgeuse_Orionis
